Akuntansi Unsam Akuntansi Unsam adalah penulis pada website www.akuntansiunsam.com. Jika ingin mengirim tulisan silahkan kontak kami di info@akuntansiunsam.com

Sistem Informasi Akuntansi: Pengertian, Tujuan, Fungsi dan Contoh Materi

3 min read

Mengenai pengertian, fungsi, tujuan serta contoh materi dari sistem informasi akuntansi sangat berperan penting dalam sebuah manajemen keuangan yang pada umumnya diterapkan oleh perusahaan.
Perusahaan memiliki banyak hal-hal yang perlu dikontrol mulai dari manajemen hingga pelaporan keuangan. Di sini akan kita bahas khusus pelaporan keuangan menggunakan SIA.
Sistem Informasi Akuntansi (SIA) yaitu sistem informasi menggunakan komputerisasi untuk mengolah data keuangan yang berhubungan dengan data transaksi dalam siklus akuntansi serta penyajiannya dalam bentuk laporan keuangan kepada manajemen perusahaan.

Pengertian dari sistem informasi akuntansi menurut ahli

  • Pengertian sistem informasi akuntansi dalam bukunya “Sistem Akuntansi”, Edisi ke-3, Jakarta, Salemba Empat, 2001, Mulyadi menyatakan bahwa: “Sistem akuntansi adalah organisasi formulir, catatan dan laporan yang dikoordinasi sedemikian rupa berfungsi menyediakan informasi keuangan yang dibutuhkan oleh manajemen guna memudahkan pengelolaan perusahaan.”
  •  “Sistim Informasi Akuntansi merupakan kumpulan sumber daya seperti : manusia dan peralatan yang diatur sedemikian rupa untuk mengubah data akuntansi menjadi informasi akuntansi yang dibutuhkan oleh para penggunanya” Menurut George H. Bodnar dan William S. Hopwood yang ditulis pada tahun 1996.
  • “Yang dimaksud dengan sistem informasi akuntansi adalah susunan dari berbagai laporan yang didesain untuk mentransformasikan data keuangan dari sebuah perusahaan atau organisasi menjadi informasi keuangan yang berguna dan bermanfaat.” Menurut definisi dari Widjajanto yang dikemukakan pada tahun 2001
  • Judul buku “Sistem Informasi Akuntansi”, Jakarta, Erlangga, 2001, menurut Nugroho Widjajanto menyatakan bahwa : “Sistem informasi akuntansi adalah susunan formulir, catatan, peralatan termasuk komputer dan perlengkapannya serta alat komunikasi, tenaga pelaksanaa dan laporan yang terkoordinasi secara erat didesain untuk mentransformasikan data keuangan menjadi informasi yang dibutuhkan manajemen.”
Kemudian mengenai tujuan penggunaan sistem informasi akuntansi (SIA) yaitu :
  • Mengawasi terhadap seluruh aktifitas keuangan perusahaan
  • Mengolah dan menyimpan data seluruh transaksi keuangan
  • Memproses data keuangan menjadi informasi dalam pengambilan keputusan manajemen mengenai perencanaan dan pengendalian usaha
  • Efisiensi biaya dan waktu terhadap kinerja keuangan
  • Menyajikan data keuangan secara sistematis dan akurat dalam periode tertentu

Komponen yang terdapat pada SIA

Sistim Informasi Akuntansi memiliki beberapa komponen yang saling terhubung diantaranya adalah :
  • Sumber daya manusia (SDM) yang terlatih yang memahami bisnis proses akuntansi dan keuangan secara umum, misalnya seorang Accounting
  • Prosedur keuangan dan akuntansi
  • Formulir Data Keuangan, untuk mencatat seluruh aktifitas keuangan meliputi transaksi kas, persediaan, piutang, aktiva tetap, hutang, penjualan dan biaya
  •  Accounting Software, contohnya: MYOB, zahiraccounting, Oracle Finance, Accurate
  • Hardware berupa seperangkat komputer yang terhubung dengan jaringan (Networking), dan kelengkapan aksesoris pendukung lainnnya

1. Sumber daya manusia

Manusia adalah komponen terpenting dari suatu sistem informasi (baik itu SIA maupun SI lainnya). Karena ini berupa sistim yang di inginkan untuk mempermudah suatu pekerjaan sehingga terciptalah dan butuh subjek untuk menjalankan yaitu sumber daya manusai.
Oleh karena itu dalam menyusun sebuah sistem informasi akuntansi perlu mempertimbangkan aspek dari pelaksana tersebut, yang meliputi aspek sosial, pendidikan dan psikologi dari manusianya.

2. Hardware berupa komputer dan otomatisasi

Menurut Robert H. Blissmer, memberikan definisi kepada komputer sebagai berikut :
Komputer adalah alat elektronik yang mampu melakukan beberapa tugas yaitu menerima input, memproses input sesuai progamnya, menyimpan perintah dan hasil pengolahan serta menyediakan output dalam bentuk informasi.
Otomatisasi kantor adalah suatu proses pemanfaatan teknologi informasi di dalam tempat kerja, yang mencakup pemrosesan teks, pemrosesan pesan dan pemrosesan gambar. Contoh : Mesin Fax, Mesin OCR, Telecommuting.

3 Basis data

Adalah kumpulan data komputer yang saling terkait, diorganisasikan dan disimpan dalam komputer dengan cara yang dapat memudahkan memperoleh informasi untuk pengambilan keputusan.

4. Pengkodean

Adalah cara mengimplementasikan suatu skema klasifikasi dari data dalam sistem informasi yang sedang dijalankan, meliputi antara lain kode rekening, kode formulir.

5. Dokumen

Adalah formulir yang digunakan untuk menangkap data yang terjadi meliputi daftar, skema, uraian, bagan alir, cetakan program dan lain sebagainya.

6. Laporan

Adalah output yang diperoleh dari suatu sistem informasi akuntansi, misalkan laporan keuangan dan laporan produksi.

Kendala umum dalam penerapan SIA

Sumber Daya Manusia (SDM) yang belum siap terhadap penerapan sistem dan standarisasi keuangan yang baru, diperlukan waktu yang cukup untuk pelatihan serta penerapannya
Dibutuhkan software accounting dan perangkat komputer yang menunjang tingkat keamanan dan kerahasiaan data keuangan 100%.
Melalui pengaplikasian sistim ini, diharapkan data yang disajikan tepat waktu, akurat, valid dan terotorisasi dengan baik, serta sesuai dengan prosedur keuangan dan akuntansi baku atau PSAK yang berlaku umum.

Sistem Informasi terdiri dari beberapa jenis, yaitu :

1. Sistem Pengolahan Data Elektronik (Elektronic Data Processing / EDP)

Pengertian dari sistem pengolahan data elektronik adalah sistem pengolahan data-data transaksi dalam suatu perusahaan dengan memanfaatkan tekhnologi komputer dalam suatu organisasi.

2. Sistem Informasi Manajemen (Manajemen Information Systems / MIS)

Sistem Informasi Manajemen yaitu kumpulan dari sumber daya manusia dan sumber daya modal (mesin) dalam suatu organisasi yang bertanggungjawab mengumpulkan dan mengolah data untuk menyediakan informasi yang berguna sebagai pendukung operasi manajemen dan pengambilan keputusan manajemen.
MIS terdiri dari beberapa sistim informasi meliputi Informasi Sumber Daya Manusia, Sistem Informasi Pemasaran, Sistem Informasi Produksi, Sistem Sistem Informasi Keuangan dan Sistem Informasi Akuntansi.

3. Sistem Pendukung Keputusan (Decision Support Systems / DSS)

Yang dimaksud dengan Sistem Pendukung Keputusan yaitu kelompok sistem informasi yang memaparkan sistem pemrosesan transaksi dan berinteraksi dengan bagian lain dari sistem secara keseluruhan, digunakan untuk menunjang aktivitas pembuatan keputusan para manajer dan pekerja terdidik  lain dalam suatu perusahaan.

4. Sistem Pakar (Expert Systems / ES)

Yang dimaksud dengan Sistem Pakar adalah sistem informasi berupa program komputer berisi tentang keahlian manusia untuk dapat digunakan dalam memberikan nasehat, rekomendasi dan hasil diagnosis terhadap suatu masalah dalam bidang-bidang tertentu.

5 Sistem Informasi Eksekutif (Executive Information Systems / EIS)

Sedangkan pengertian dari Sistem Informasi Eksekutif adalah salah satu jenis manajemen sisitim informasi terkomputerisasi yang memberi kemudahan akses mengenai informasi baik dari dalam maupun dari luar yang relevan dengan faktor tujuan yang ingin dicapai perusahaan.

6 Sistem Informasi Eletronik Bisnis (e-Business Information Systems)

Pengertian dari Sistem Informasi Eletronik Bisnis adalah sistem terkomputerisasi yang berbasiskan internet di dalam melakukan kegiatan bisnis.
Demikianlah Sistem Informasi Akuntansi – Pengertian, Tujuan, Fungsi dan Contoh Materi. Semoga dapat bermanfaat untuk kita semua.
Akuntansi Unsam Akuntansi Unsam adalah penulis pada website www.akuntansiunsam.com. Jika ingin mengirim tulisan silahkan kontak kami di info@akuntansiunsam.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *